Blog

IPB Laksanakan Sosialisasi dan Pengujian INA Agro-GARLIC Bersama Bandung Farmer di Kabupaten Bandung

WhatsApp Image 2026-10-08 at 10.48.43
Berita

IPB Laksanakan Sosialisasi dan Pengujian INA Agro-GARLIC Bersama Bandung Farmer di Kabupaten Bandung

 

Kabupaten Bandung, 3 Oktober 2026 — Tim peneliti IPB melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi dan pengujian aplikasi INA Agro-GARLIC (Sistem Penilaian Kesesuaian Lahan untuk Bawang Putih) bersama Bandung Farmer di Kabupaten Bandung, Sabtu (3/10). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penilaian kesesuaian lahan bawang putih sekaligus memperoleh masukan langsung dari calon pengguna aplikasi. Kegiatan dilaksanakan secara langsung di lokasi pertanian bawang putih milik kelompok tani. Para petani yang hadir mendapatkan penjelasan mengenai tujuan pengembangan INA Agro-GARLIC serta demonstrasi penggunaan aplikasi mobile.

Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti IPB yang terdiri dari Prof Dr Imas S. Sitanggang, S.Si, M.Kom, M Asyhar Agmalaro, S.Si, M.Kom, dan Rina Trisminingsih, S.Kom, M.T, Ph.D memperkenalkan berbagai fungsi utama INA Agro-GARLIC, mulai dari penilaian kesesuaian lahan, penambahan data penilaian, pengisian koordinat lokasi lahan, hingga pengunduhan Laporan Hasil Penilaian. Demonstrasi dilakukan secara langsung agar peserta dapat memahami alur penggunaan aplikasi dan melihat penerapannya dalam konteks kegiatan pertanian.

Selain sosialisasi dan demonstrasi, kegiatan juga menjadi bagian dari tahapan evaluasi usability INA Agro-GARLIC. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana aplikasi dapat digunakan dengan mudah dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengguna. Proses pengujian dilakukan melalui beberapa tahapan. Setelah memperoleh penjelasan dan demonstrasi aplikasi, peserta mengisi kuesioner profil pengguna. Selanjutnya, peserta mengikuti pengujian menggunakan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) untuk memperoleh persepsi pengguna setelah berinteraksi dengan aplikasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan diskusi. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, pertanyaan, kendala, serta masukan terkait penggunaan INA Agro-GARLIC. Masukan dari petani dan penyuluh menjadi bagian penting bagi tim peneliti dalam mengidentifikasi aspek aplikasi yang masih perlu disempurnakan. Pengujian juga dilakukan melalui uji coba aplikasi mobile secara langsung di lapangan. Peserta mencoba menggunakan aplikasi pada lokasi pertanian bawang putih sehingga proses evaluasi dapat dilakukan dalam kondisi yang mendekati penggunaan sebenarnya. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengalaman pengguna ketika memanfaatkan aplikasi dalam lingkungan pertanian.

Melalui kegiatan ini, petani proses evaluasi pengembangan aplikasi. Keterlibatan pengguna tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan INA Agro-GARLIC dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi penggunaan di lapangan. Hasil pengujian dan masukan yang diperoleh dari Bandung Farmer selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bagi tim peneliti untuk meningkatkan kualitas dan usability INA Agro-GARLIC. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam menyediakan informasi kesesuaian lahan dan membantu pengambilan keputusan terkait pengembangan komoditas bawang putih.